Carla Isati Octama
210110080059
210110080059
Teknologi komunikasi sangat diperlukan oleh masyarakat. Dan tidak dapat dipungkiri, seiring dengan berkembangnya zaman, maka semakin berkembang pula teknologi komunikasi. Kita mengenal perkembangan teknologi komunikasi bermula dari munculnya bahasa, tulisan, mesin cetak, lalu berkembang menjadi media cetak, diciptakannya telegraf yang berkembang menjadi radio, televisi, telepon, handphone, hingga internet. Dengan berbagai teknologi komunikasi yang sudah ada, tidak menutup kemungkinan akan muncul teknologi yang lebih mencengangkan.
Salah satu teknologi komunikasi yang bisa dibilang baru adalah hologram Musion telepresence, holographic video conference keluaran Musion Systems Limited, perusahaan Inggris.
Cara kerja holographic ini adalah dengan merekam pesan terlebih dahulu, setelah itu hasil rekaman tersebut diputar melalui sebuah proyektor khusus untuk menampilkan gambar 3D dengan dibantu peralatan seperti kaca cermin besar untuk memantulkan gambar, juga Paper Ghost.
Teknologi holographic ini telah cukup banyak digunakan oleh beberapa kalangan, seperti pemerintah, perusahaan, dan kalangan industri perfilman, musik, dan fashion mancanegara, contohnya pada British Fashion Awards 2009, Infocomm 2009, serta Live Earth-Tokyo.
Teknologi holographic ini telah cukup banyak digunakan oleh beberapa kalangan, seperti pemerintah, perusahaan, dan kalangan industri perfilman, musik, dan fashion mancanegara, contohnya pada British Fashion Awards 2009, Infocomm 2009, serta Live Earth-Tokyo.
Kelebihan holographic ini selain terlihat sangat nyata (3D), gerakan holographic pun sangat halus, tidak patah-patah. Selain itu, warna yang ditimbulkan oleh holographic ini juga sesuai dengan warna aslinya. Holographic ini juga dapat dikombinasikan dengan penampilan live, seperti menggabungkan pembawa acara berita dengan koresponden hologram dalam satu studio yang sama.
Kekurangannya, tentu saja karena harganya yang sangat mahal, sekitar US $9.000 – hingga US $ 20.000, dengan harga sebesar ini tentu saja teknologi ini belum bisa dinikmati oleh semua kalangan. Holographic ini juga bersifat satu arah, karena lawan bicara kita dalah rekaman, jadi kita tidak bisa memberikan feedback langsung.
Analisis Dampak dari Holographic
a. Dampak Komunikasi
Teknologi holographic memiliki dampak dan manfaat di bidang komunikasi. Dengan teknologi ini, kita dapat ‘bertatap muka’ dengan lawan bicara kita sehingga komunikasi dapat berjalan lebih efektif. Teknologi ini juga dapat mengobati rasa kangen terhadap lawan bicara kita yang sudah lama tidak bertemu.
b. Dampak ekonomi
Teknologi holographic ini tentu saja memberikan banyak peluang dan kemudahan produsen untuk mempromosikan produknya. Holographic mulai banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar untuk mengiklankan produknya, seperti iklan Samsung Corby, Sunsilk, Serbia Telecom, dan lain-lain. Selain itu, dengan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, teknologi ini mendukung seseorang dapat hadir di berbagai tempat sekaligus. Hal ini tentu saja meningkatkan efisiensi waktu, uang, dan tenaga. Holographic juga para designer untuk memeragakan baju hasil rancangannya, sehingga tidak memerlukan model lagi.
c. Dampak Politik
Teknologi ini dapat membantu semakin eratnya hubungan bilateral suatu negara dengan negara yang lain, sebab dengan holographic memudahkan para pejabat pemerintah berinteraksi atau melakukan rapat tanpa harus bepergian ke negara lain. Selain itu, teknologi ini juga dapat digunakan di kepentingan militer, seperti rapat-rapat penting atau simulasi perang. Holographic juga bisa digunakan untuk propaganda di saat pemilu.
d. Dampak Sosial
Dengan adanya teknologi holographic ini tidak hanya mendekatkan yang jauh, tapi juga bisa menjauhkan yang dekat. Bukan tidak mungkin apabila alat ini sudah dimiliki oleh sebagian besar individu di dunia maka ia tidak perlu susah-suah untuk keluar dan berkomunikasi secara langsung dengan orang lain.
Selain itu, menurut Everett M. Rogers, terdapat tiga aspek perubahan komunikasi setelah ditemukan teknologi, dalam hal ini adalah holographic, yakni:
Dari segi interaktivitasnya,dapat dikategorikan kita berinteraksi dengan mesin (human to machine), karena holographic ini dijalankan oleh suatu sistem, yang akan memunculkan hologram dari lawan bicara kita, seolah-olah kita sedang ‘bertatap-muka’ dengan lawan bicara kita.
Dilihat dari aspek demassified, teknologi holographic ini belum menunjukkan adanya pergeseran dari penggunaan secara massal (massification) ke arah penggunaan secara individual (individualization). Hal ini disebabkan karena teknologi yang digunakan holographic ini cukup besar, selain harganya yang sangat mahal. Maka, hanya digunakan oleh kalangan tertentu, seperti pemerintah, perusahaan, dan untuk pertunjukan.
Dengan menggunakan teknologi holographic ini, maka penggunaannya dapat menentukan kapan ia akan berkomunikasi menggunakan holographic, dan tidak akan serempak dengan orang lain. Hal ini sesuai dengan efek ketiga dalam teori Perubahan Komunikasi menurut Rogers, yakni asynchronous atau ketidakserempakan.
Sumber : http://www.musion.co.uk
http://www.youtube.com/watch?v=YQnffi6tN0g


0 Response to "Holographic, Satu Lagi Inovasi Teknologi Komunikasi"
Posting Komentar